Bentuk :
Lingkaran Gir : Tanpa Ujung, tinggi rendah
Tali Tambang : tolong menolong
Arah Mata Angin/kompas : Mengarahkan, petunjuk
Telapak Kaki : Jejak
Jabatan Tangan : persaudaraan
Gunung Hijau : Sahabat Alam
Pendaki dengan keril : Semangat
Warna :
Hijau : Kejujuran , Menunjukkan warna bumi
Putih : Menunjukkan kedamaian,suci
Kuning : Merujuk pada matahari, ingatan, kerjasama
Abu-abu : Mencerminkan keamanan ,tenang dan serius dengan kepandaian
Sejarah Menuju GSA
GSA Assuyuthiyyah adalah suatu organisasi ekstrakurikuler sahabat alam yang berdiri di Sekolah Menengah Kejuruan Plus Assuyuthiyyah pada Tanggal 04 Juni 2009 yang awalnya adalah Pencinta Alam (PA) namun karena saat itu ada amandemen dengan sidang bersama angota-anggota dan pengurusnya dengan di pimpin oleh pembimbingnya yaitu Bunda GSA (Yulianti Lengkani).
Pada awal tahun 2009 berawal dari ekstrakulikuler, maka disini pelajar SMK Plus Assuyuthiyyah membentuk embiro organisasi Pencinta Alam. Pada pertengahan tahun itu mereka membentuk suatu organisasi Pencinta Alam yang diberi nama Pencinta Alam BEGONIA dengan di terpilihnya rekan kita yaitu oleh Muhammad Muthi R.A.J, yaitu ekstrakulikuler yang akan memperhatikan alam dengan cara bersahabat dekat dengan alam atau lingkungan langsung.
Setelah BEGONIA berjalan namun adanya kemonotonan ketua pun mengundurkan diri dengan ketidak aktifannya kemudian anggota-angotanya yang lain sepakat untuk membentuk kembali dan membangun kembali dengan sidang pertemuan anggota dan pembinanya kemudian saat itulah mereka membentuk kembali dengan nama yang baru yaitu mengubah nama organisasi menjadi GSA ( Gabungan Sahabat Alam Assuyuthiyyah ) tepatnya pada tanggal 04 Juni 2009 dengan di ketuai oleh Muhammad Jaenudin dan pimpinan sidang oleh Pembinanya yaitu Bunda Yulianti Lengkani bertempat di kampus tercinta yaitu SMK PLUS ASSUYUTHIYYAH Cianjur. Karena masih awam dan belum tau mengenai dunia ke-Pecinta Alam-an dan olah raga yang digeluti maka diadakan latihan rutin setiap hari Rabu setelah proses pembelajaran / KBM selesai mereka latihan dan di beri materi dari Pembinanya (diantaranya : Kepala Sekolah SMK Plus Assuyuthiyyah, Kesiswaan ataupun oleh Pembina langsung alias Bunda GSA).
Sejarah Menuju GSA
GSA Assuyuthiyyah adalah suatu organisasi ekstrakurikuler sahabat alam yang berdiri di Sekolah Menengah Kejuruan Plus Assuyuthiyyah pada Tanggal 04 Juni 2009 yang awalnya adalah Pencinta Alam (PA) namun karena saat itu ada amandemen dengan sidang bersama angota-anggota dan pengurusnya dengan di pimpin oleh pembimbingnya yaitu Bunda GSA (Yulianti Lengkani).
Pada awal tahun 2009 berawal dari ekstrakulikuler, maka disini pelajar SMK Plus Assuyuthiyyah membentuk embiro organisasi Pencinta Alam. Pada pertengahan tahun itu mereka membentuk suatu organisasi Pencinta Alam yang diberi nama Pencinta Alam BEGONIA dengan di terpilihnya rekan kita yaitu oleh Muhammad Muthi R.A.J, yaitu ekstrakulikuler yang akan memperhatikan alam dengan cara bersahabat dekat dengan alam atau lingkungan langsung.
Setelah BEGONIA berjalan namun adanya kemonotonan ketua pun mengundurkan diri dengan ketidak aktifannya kemudian anggota-angotanya yang lain sepakat untuk membentuk kembali dan membangun kembali dengan sidang pertemuan anggota dan pembinanya kemudian saat itulah mereka membentuk kembali dengan nama yang baru yaitu mengubah nama organisasi menjadi GSA ( Gabungan Sahabat Alam Assuyuthiyyah ) tepatnya pada tanggal 04 Juni 2009 dengan di ketuai oleh Muhammad Jaenudin dan pimpinan sidang oleh Pembinanya yaitu Bunda Yulianti Lengkani bertempat di kampus tercinta yaitu SMK PLUS ASSUYUTHIYYAH Cianjur. Karena masih awam dan belum tau mengenai dunia ke-Pecinta Alam-an dan olah raga yang digeluti maka diadakan latihan rutin setiap hari Rabu setelah proses pembelajaran / KBM selesai mereka latihan dan di beri materi dari Pembinanya (diantaranya : Kepala Sekolah SMK Plus Assuyuthiyyah, Kesiswaan ataupun oleh Pembina langsung alias Bunda GSA).

No comments:
Post a Comment